Minggu, 19 Juni 2016

KUNJUNGAN KERJA DPRD KOTA SUNGAI PENUH PROVINSI JAMBI Tahun 2016

Kamis 16/6 bertempat di Ruang Suroadiningrat Pemerintah Kabupaten Jombang berlangsung kegiatan penerimaan kunjungan kerja Pansus DPRD Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi. Kunjungan study banding tentang Raperda Inisiasi Menyusu Dini dan pemberian ASI Eksklusif diikuti oleh 15 orang yang terdiri dari Pimpinan Dewan,anggota Pansus dan Tim Asistensi Pemerintah Daerah beserta Kepala SKPD terkait. Mulyadi Yacoub, drs Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi selaku ketua rombongan menyampaikan bahwa tujuan kunker ini untuk memberikan masukan dan penyempurnaan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Inisiasi Menyusu Dini dan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif yang sedang dibahas di DPRD Kota Sungai Penuh. Pemilihan Kabupaten Jombang didasari bahwa Jombang adalah kota kabupaten yang sedang berkembang yang mempunyai penduduk berkarakteristik hampir sama dengan Kota Sungai Penuh.
Purwanto, Drs, MKP Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Jombang mewakili Bupati Jombang menerima kunjungan kerja ini. Selamat datang di Kabupaten Jombang kota santri disebut demikian karena Jombang dikelilingi 5 Pondok Pesantren besar yang terkenal di Indonesia. Selain itu Jombang juga disebut kota unik, karena banyak tokoh-tokoh Nasional yang lahir, pernah menempuh pendidikan ataupun berkeluarga dengan orang Jombang. Menyusui atau memberikan ASI pada bayi sudah diperintahkan oleh Al Quran untuk umat muslim di Jombang. Heri Wibowo, dr. MKP Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang selaku narasumber pada kegiatan ini memaparkan : Peraturan Daerah Kabupaten Jombang nomor 2 tahun 2015 tentang pemberian ASI Eksklusif bertujuan untuk menjamin hak bayi memperoleh ASI eksklusif guna pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tantangan yang dihadapi setelah Perda ini ada banyak, diantaranya ada perusahaan yang menutup diri sehingga kegiatan sosialisasi tentang ASI eksklusif tidak dapat dilakukan di perusahaan itu, bila sudah demikian maka kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan Dinas Kesehatan perlu menggandeng Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten. Bupati Jombang dan semua jajaran pimpinan di Pemerintah Kabupaten Jombang khususnya Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang sangat mendukung pemberian ASI Eksklusif untuk masyarakat Jombang karena sejalan dengan cita-cita Jombang sejahtera untuk semua.
Dalam diskusi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menyatakan bahwa anggaran untuk kegiatan pelaksanaan Perda ini tidak berdiri sendiri tetapi menyatu dengan kegiatan lain, kegiatan itu termasuk pengadaan alat-alat kelengkapan ruang ASI, pelatihan konselor dan motivator ASI, walaupun tidak berjumlah banyak tetapi dapat memberikan manfaat banyak khususnya untuk masyarakat Jombang.(ej_20160604) Baca juga ini

Senin, 06 Juni 2016

Pelatihan Pemantauan Balita Stunting Tahun 2016

Pembukaan Pelatihan Pemantauan Balita Stunting
Kamis 19/5 bertempat di Gedung PKK Kabupaten Jombang diselenggarakan Pelatihan Pemantauan Balita Stunting untuk Tenaga Kesehatan di Puskesmas se Kabupaten Jombang. Pelatihan yang diikuti 40 peserta dari 34 Puskesmas ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memantau pertumbuhan Balita.
Berlatihan Melaksanakan Konseling Sesama Peserta
Stunting pada tahun 2016 menjadi “trending topic” program gizi di Indonesia, stunting atau pendek dan sangat pendek merupakan gambaran malnutrisi yang kronis terjadi dalam jangka waktu yang lama. Selanjutnya kata Nur Kamalia, SKM.MSi Kepala Bidang PSDK Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang sebagai narasumber pelatihan, adalah merupakan keharusan bagi tenaga kesehatan utamanya Bidan di Desa dan Nutrisionis dapat mengenali dan mendeteksi penyimpangan pertumbuhan balita di wilayah kerjanya masing-masing. Selain itu juga dapat memberikan konsling pertumbuhan balita untuk ibu sasaran.
Praktek Konseling
Pelatihan pemantauan balita stunting dititik beratkan pada praktek dan konseling pada kasus pertumbuhan yang tidak sesuai dengan KMS Balita. Pelatihan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari dimulai tanggal 19 Mei 2016 dan selesai tanggal 20 Mei 2016 didanai DPA APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang tahun 2016. (ej 20160501)

Jumat, 03 Juni 2016

Kunjungan Kerja Study Banding Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara

Rabu 1/6 pagi pukul 08.00 wib Puskesmas Mojoagung Kabupaten kedatangan tamu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Panajam Paser Utara Propinsi Kalimantan Timur dalam rangkaian kegiatan study kasus perawatan dan penanganan Balita gizi buruk. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Panajam Paser Utara dr. Ronald Wakong, MM diterima oleh Kepala Puskesmas Mojoagung Dr.dr. Ma’murotus Sa’diyah, M.Kes didampingi Kepala Bidang Bina Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dr. Achmad Iskandar Dz, MKP.
Dari kiri ke kanan : dr. Arnold W, MM ; dr. Ma'murotus S, M Kes ; dr. Achmad Iskandar Dz, MKP
Ronald Wakong, dr, MM Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Panajam Paser Utara menyampaikan tujuan kunjungan kali ini adalah dalam rangka peningkatan kapasitas petugas kesehatan tentang cara penanganan dan perawatan balita gizi buruk melalui Therapeutic Feeding Center (TFC) di Puskesmas Mojoagung. Semua hal tentang TFC Mojoagung mulai dari ide, dukungan-dukungan, standar-standar serta tenaga kesehatan yang terlibat didalamnya.
Suasana Diskusi
Achmad Iskandar Dz, dr,MKP Kepala Bidang Bina Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menyampaikan Puskesmas Mojoagung adalah satu dari tiga Puskesmas di Kabupaten Jombang yang telah terakreditasi, sehingga semua kegiatan telah teradministrasi dengan rapi. TFC Mojoagung masih eksis dan menjadi pusat penanganan dan perawatan Balita gizi buruk di Jombang, pada saat kunjungan ini tidak sedang menangani dan merawat Balita gizi buruk dikarenakan tidak ada kasus Balita gizi buruk. Ma’murotus Sa’diyah dr,MKes Kepala Puskesmas Mojoagung menyampaikan bahwa TFC Mojoagung terakhir merawat Balita gizi buruk tahun 2015, beliau bersyukur bahwa TFC tidak merawat karena tidak ada Balita gizi buruk lagi. Tetapi karena Puskesmas Mojoagung adalah puskesmas terakreditasi, maka bukti telusur kegiatan perawatan dan penanganan Balita gizi buruk di TFC tersedia rapid dan dapat ditelusuri datanya. Kegiatan di TFC Mojoagung adalah kegiatan yang melibatkan banyak macam tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, gizi bahkan tenaga akupuntur. Dalam menangani dan merawat Balita gizi buruk Puskesmas Mojoagung melibatkan pula tenaga akupuntur. (ej_20060601)Terima kasih Kepala Puskesmas Mojoagung beserta seluruh petugas.

Kamis, 02 Juni 2016

Pelatihan Motivator ASI Tahun 2016

Senin 30/5 bertempat di Gedung PKK Kabupaten Jombang dilaksanakan kegiatan Pelatihan Motivator ASI yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam memberikan motivasi kepada masyarakat agar dapat memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Pelatihan diikuti oleh 40 orang kader posyandu dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Peterongan.
Pembukaan Pelatihan Motivator ASI Tahun 2016
Kepala Bidang Bina Kesehatan, dr Achmad Iskandar Dz, MKP dalam pembukaan Pelatihan Motivator ASI tahun 2016 ini menegaskan bahwa dengan telah berlakunya Peraturan Daerah No 2 tahun 2015 tentang pemberian ASI Eksklusif di Kabupaten Jombang maka sudah menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Jombang untuk memberikan tehnis konseling menyusui (pasal 4.c). Pada pelatihan ini kader akan mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengajak ibu-ibu hamil dan menyusui maupun kelompok-kelompok lain yang ada di desanya untuk terus memberikan ASI eksklusif.
Pelatihan yang dimulai tanggal 30 Mei 2016 dan selesai tanggal 31 mei 2016 ini dilaksanakan menggunakan dana DPA APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, ini menjadi istimewa dengan ikutnya 2 orang kader ayah dari desa Tengaran Kecamatan Peterongan yakni Amirul Umam dan Munandar.(Ej_20160501)
Peserta dan Narasumber Pelatihan Motivator ASI 2016