Senin, 14 Desember 2015

Ayo!!! sahabat Fattayat NU dan Muslimat NU Jombang

Senin tertanggal 14 Desember 2015 dilakukan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah nomor 2 tahun 2015 tentang Pemberian Asi Eksklusif bertempat di Gedung Muslimat jalan Juanda Jombang. Acara yang bertajuk Rapat Koordinasi ASI bersama Lintas sector ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Bupati Jombang Hj Munjidah Wahab yang sekaligus sebagai Ketua Muslimat Nahdhatul Ulama Jombang. Turut hadir pula Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Ibu Ir. Hj. Tjaturina Yuliastutik Wihandoko, MM selaku Bunda Asi dan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jombang yang dalam hal ini diwakili Kepala Bidang Bina Kesehatan dr. Achmad Iskandar, Dz, MKP.
Peserta rakor ini adalah segenap Ketua dan pengurus Fattayat NU dan Muslimat NU dari perwakilan seluruh kecamatan di Jombang sebanyak 70 orang. Acara ini didanai oleh DPA APBD Program Gizi tahun 2015.
Saat sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang
Dr. Achmad Iskandar Dz, MKP dalam sambutannya menyampaikan bahwa ASI adalah makanan sempurna bagi bayi dan kewajiban Pemerintah Daerah untuk melindungi dan menjamin pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dan pemberian Air Susu Ibu yang merupakan hak mutlak bayi dalam pemenuhan kebutuhan bagi kesehatannya.
Hanya butuh waktu 3 jam setelah melahirkan peran seorang ayah dan keluarga dalam memberikan dukungan ibu baru bersalin agar seorang ibu berhasil memberikan Asi Ekslusif dan menyempurnakan hingga dua tahun agar bayi tumbuh dan berkembang secara optimal, adalah sambutan yang disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang. Tiga jam tersebut dapat dimanfaatkan bapak untuk meng-adzan-i bayi dan yang utama menunggui bayi dan ibunya melakukan IMD Inisiasi menyusu dini yang sekarang merupakan hal yang wajib dilakukan oleh penyelenggara pelayanan kesehatan di Kabupaten Jombang.
Di penghujung akhir tahun 2015 ini kegiatan sosialisasi ini diberikan kepada Fattayat NU dan Muslimat NU memang disengaja, hal ini disampaikan oleh Hj Munjidah Wahab Wakil Bupati Jombang dalam mengawali sambutan sekaligus membuka rapat koordinasi kali ini. Jaringan komunikasi seluruh Fattayat dan Muslimat yang telah mengakar hingga anak ranting di desa-desa di seluruh Jombang memang dibutuhkan untuk menyebarluaskan informasi dan mengedukasi Asi eksklusif pada seluruh warga Jombang lanjutnya. Satu hal yang tidak ada duanya adalah selama memberikan Asi terdapat iakatan batin yang kuat antara bayi dengan ibunya. (ej20151201)

Jumat, 04 Desember 2015

google0b93224444bd2456.html

PERDA JOMBANG NO 2 TAHUN 2015 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif



Selasa(1/12) bertempat di Alon-alon Jombang pemberian piala dan hadiah Juara Lomba Ibu ASI dan Bayi Sehat tahun 2015 dilaksanakan bersamaan dengan Upacara Bendera memperingati Hari Korpri, Hari Guru, Hari Kesehatan Nasional ke 51 dan Hari AIDs.

Para Juara Lomba Ibu ASI dan Bayi Sehat 2015 berpose bersama Forpimda Jombang dan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jombang

 Melalui lomba Ibu ASI dan Bayi Sehat 2015, Seksi gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang berupaya melakukan kampanye dan sosialisasi Peraturan Daerah (PERDA) nomor 2 tahun 2015 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif telah diundangkan dan berlaku di Kabupaten Jombang. Air Susu Ibu merupakan makanan sempurna bagi bayi karena mengandung gizi yang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Peraturan Daerah ini telah ditetapkan di Jombang pada tanggal 19 Mei 2015 oleh Bupati Jombang Drs.Ec. Nyono Suharli Wihandoko dan diundangkan di Jombang pada tanggal 29 Juni 2015, serta mendapatkan noreg Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur nomor 127-2/2015. Perda Jombang ini terdiri dari 11 Bab, 47 pasal.

Maksud dan tujuan Perda Nomor 2 tahun 2015 ini seperti yang tercantum pada pasal 2 dan 3 adalah pengaturan pemberian ASI eksklusif ini dimaksudkan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan memberikan nilai ekonomis kepada masyarakat dengan mengurangi pemakaian susu formula bayi dan /atau produk bayi lain. Pengaturan pemberian ASI eksklusif ini bertujuan untuk menjamin pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif sejak lahir sampai dengan berusia 6 (enam) bulan demi menjamin pertumbuhan dan perkembangannya, memberikan perlindungan kepada ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya dan meningkatkan peran dan dukungan keluarga, masyarakat dan Pemerintah Daerah terhadap pemberian ASI eksklusif.

Dengan telah ditetapkan dan diundangkan Perda ini maka semakin lengkap payung hukum untuk menjadikan Jombang sebagai Kabupaten ASI. Kerjasama dan kerja keras semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjamin pemenuhan hak bayi mendapatkan ASI. Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan sejak dilahirkan dan disempurnakan sampai usia 2 (dua) tahun dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Jombang diharapkan dapat tercapai guna mewujudkan Jombang Sejahtera untuk Semua.(ej20150801).
Perda nomor 2 tahun 2015 tentang Pemberian ASI Eksklusif dapat di download disinii.

Minggu, 29 November 2015

Penghargaan ASI dari IDAI


Susu sapi untuk anak sapi, ASI untuk bayi adalah sambutan Bupati Jombang Drs.Ec. Nyono Suharli Wihandoko pada seminar sehari untuk Tenaga Kesehatan “Implementasi Pemberian ASI di Fasilitas Kesehatan”  Sabtu 28 November 2015 di RSIA Muslimat Jombang.

 Sambutan Bupati Jombang drs.ec. Nyono Suharli Wihandoko pada pembukaan seminar





Dalam upaya menjadikan Jombang Sejahtera untuk semua, Pemerintah Kabupaten Jombang membuat Peraturan Daerah No 2 Tahun 2015 tentang pemberian ASI eksklusif bertujuan untuk menjamin pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif sejak lahir sampai dengan berusia 6 (enam) bulan demi menjamin pertumbuhan dan perkembangannya, memberikan perlindungan kepada ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.

Seminar yang diikuti oleh Tenaga Kesehatan dan konselor ASi di Kabupaten Jombang ini mendatangkan tokoh-tokoh ASI Nasional, yaitu dr. Utami Roesli SpA, IBCLC, FABM (Selasi), dr. Dini Adityarini, SpA dan dr. Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC. 



 Penghargaan IDAI untuk Pemerintah Kabupaten Jombang diterima Bupati Jombang dan Wakil Bupati Jombang
Pada acara tersebut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Jombang yang diterima Bupati Jombang atas upaya yang dilakukan Jombang Menuju Kabupaten ASI Eksklusif dalam Promosi perlindungan Dukungan pemberian ASI melalui Perda Kab. Jombang No. 2 tahun 2015 tentang Pemberian ASI Eksklusif. 

Penyematan PIN oleh Ketua Selasi dr. Utami Roesli SpA, IBCLC, FABM kepada Bunda ASI Jombang, didampingi Bupati dan Wakil Bupati Jombang


Pada kesempatan tersebut dr. Utami Roesli SpA, IBCLC.FABM ketua lembaga sentra Laktasi Indonesia (Selasi) juga menyematkan pin kepada Bunda Motivator ASI Ir. Hj. Tjaturina Wihandoko, MM  atas komitmen dan keseriusannya mewujudkan Jombang Kabupaten ASI.(ej,20151106)

Selasa, 24 November 2015

Kunjungan Kerja Dinas Kesehatan Kota Depok


 



Tumbuhkan persepsi ibu bahwa menyusui adalah membanggakan bukan ndeso atau kuno adalah sebagian pendapat dari Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Kesehatan Nur Kamalia, SKM, MSi mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dalam acara diskusi pada kunjungan kerja Dinas Kesehatan Kota Depok ke Kabupaten Jombang. selanjutnya disampaikan pula bahwa kegiatan tentang ASI bukan hanya milik Seksi Gizi, tetapi milik Dinas Kesehatan secara keseluruhan sehingga semua seksi, sub bagian dan semua staf mengerti dan memahami sertaa mampu menjelaskan tentang ASI. Demikian juga di SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang, ASI bukan milik Dinas Kesehatan tetapi milik semua jajaran di Pemerintah Kabupaten Jombang, sehingga jangan heran bila Bappeda Jombang dapat menjelaskan ASI.
 

 Suasana penyambutan Kunker Dinkes Kota Depok di Ruang Pertemuan Bakti Husada Dinkes Kabupaten Jombang

Kunjungan kerja Dinas Kesehatan Kota Depok ini bertujuan untuk menggali pengetahuan dan praktik-praktik yang dilakukan Dinas Kesehatan Jombang berkaitan dengan KP ASI (Kelompok Pendukung ASI). Trik-trik yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang diharapkan dapat diadopsi Dinas Kesehatan Kota Depok kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok drg Ernawati, SS, MM. Dinas Kesehatan Kota Depok mengharapkan tidak ada yang dirahasiakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang sehubungan dengan ASI.

Kunjungan kerja Dinas Kesehatan Kota Depok dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 24 November 2015 dengan 12 anggota dipimpin ketua rombongan Sekretaris Dinas Kesehatan. Setelah diskusi dilakukan kunjungan kerja ini dilanjutkan dengan peninjauan KP ASI, dalam hal ini diwakili oleh KP ASI desa Sudimoro Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang.
Perda Jombang No 2 tahun 2015 tt Pemberian ASI Eksklusif disampaikan ke tamu
Camat Megaluh menyambut tamu Depok menyatakan bahwa disini KP ASI Sudimoro adalah tempat belajar dan sharing yang menjanjikan, karena kegiatan KP ASI ini memang ada dan tidak mengada-ada dan tidak polesan belaka. Oleh karena itu KP ASI Sudimoro ini walaupun dikunjungi mendadak tidak gentar.
Dalam pelaksanaan KP ASI desa Sudimoro mempunyai 2 jurus atau inovasi, yaitu melalui arisan dan melalui pemberian bibit daun katuk diberikan kepada Ibu Hamil yang telah melaksanakan pemeriksaan antenatal care pertama di Bidan Desa Sudimoro. Jurus ini cukup ampuh sehingga kegiatan KP ASI tiap bulan dapat berjalan.
Peran tiga pilar baik di kecamatan Megaluh maupun di desa Sudimoro beserta ibu dan Ketua Tim Penggerak PKK sangat kuat dan tidak dapat dipisahkan, sehingga menjamin keberlangsungan dan berkesinambungannya kegiatan KP ASI di Desa Sudimoro. (ej20151105)