Rabu, 31 Agustus 2016

LOMBA IBU ASI DAN BAYI SEHAT 2016



Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan sempurna bagi bayi karena mengandung gizi yang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi, dan menjadi tugas Permerintah Daerah untuk melindungi dan menjamin hal ini, mengawali sambutan pembukaan oleh dr. Achmad Iskadar Dz, MKP Kepala Bidang Bina Kesehataan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang mewakili Kepala Dinas Kesehatan dalam rangkaian acara Lomba Ibu ASI dan bayi Sehat di Gedung PKK Kabupaten Jombang pada hari Rabu 31/08.



 Kabid Bina Kesehatan Dinas Kesehatan Kab Jombang, dr. Achmad Iskandar Dz, MKP membuka acara

Lomba yang didanai oleh DPA APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang tahun 2016 ini bertujuan memberikan apresiasi dan support ibu-ibu dalam melaksanakan IMD dan memberikan ASI Eksklusif. 


Suasana Lomba Ibu ASI dan Bayi sehat 2016











Sesuai dengan tujuan kegiatan, untuk tahun 2016 Lomba Ibu ASI dan Bayi Sehat dilaksanakan dalam 2 kategori; kelompok usia dibawah 6 bulan dan usia 6 – 12 bulan. Peserta lomba sebanyak 34 orang, terdiri dari 11 bayi usia dibawah 6 bulan dan 23 bayi usia 6 – 12 bulan. 



Penilaian lomba adalah aspek gizi, aspek kesehatan bayi, deteksi tumbuh kembang bayi, pengetahuan dan ketrampilan Ibu dan praktek menyusui. Sedangkan dewan juri lomba dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) Persagi (Persatuan Ahli Gizi), IBI (Ikatan Bidan Indonesia), Fasilitator ASI Nasional dan Ibu-ibu PKK Kabupaten Jombang.
Panitia dan Juri Lomba Ibu ASI dan Bayi Sehat 2016
Adapun para pemenang lomba :
Kelompok di bawah 6 bulan : Juara I Syaqif Pranaja (Pusk Blimbing Gudo), Juara II M. Azam (Pusk Pulolor), Juara III A Hafiz Nabban (Pusk Peterongan). Sedangkan kelompok 6 – 12 bulan : Juara I Yumna Inara (Pusk Wonosalam), Juara II Agata Dwinda (Pusk Jarakkulon), Juara III Keisna Anindita (Pusk Mojoagung) ej20160803.
dari kiri Juara Lomba Kelompok Besar dan Juara Lomba Kelompok di Bawah 6 Bulan

PEMBINAAN ASI EKSKLUSI TENAGA KESEHATAN 2016



Pemerintah Kabupaten Jombang bertanggung jawab dalam mengembangkan kerja sama dengan pihak lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan menyediakan ketersediaan akses terhadap informasi dan edukasi atas penyelenggaraan pemberian ASI Eksklusif dalam skala kabupaten/kota adalah sebagian tugas dan kewajiban yang dibebankan Peraturan Daerah Kabupaten Jombang nomor 2 tahun 2015 tentang Pemberian ASI Eksklusif adalah sambutan pembukaan dari Kepala Bidang Bina Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dr. Achmad Iskandar Dz, MKP mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dalam acara Pembinaan ASI Eksklusif pada Tenaga Kesehatan Kabupaten Jombang Tahun 2016 di ruang pertemuan Bung Tomo Pemerintah Kabupaten Jombang pada Selasa 30/08.



DR. Merryana Andriani, SKM, M.Kes inaction memukau peserta dengan hasil penelitiannya

Kegiatan yang diselenggarakan dengan dana DPA Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang tahun 2016 ini bertujuan untuk me-refreshing dan membangun komitmen tenaga kesehatan se-Kabupaten Jombang untuk tetap melakukan IMD dan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan ini dihadiri oleh 250 orang nakes yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, ahli gizi dan tenaga promosi kesehatan yang bertugas di sarana pelayanan kesehatan negeri dan swasta se Kabupaten Jombang.

Pada kesempatan ini narasumber DR. Merryana Andriani, SKM, M.Kes dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya menyampaikan materi tentang stunting dan ASI Eksklusif. Materi dengan judul Stunting dan ASI Eksklusif di Jombang sangat menarik perhatian peserta.

 Suasana diskusi yang hangat dengan berbagai tanya jawab


Dalam menanggulangi stunting baik perseorangan maupun di masyarakat dibutuhkan nutrisi zink, vitamin A dan protein hewani untuk memperoleh hasil intervensi yang optimal. Pemberian zink pada awal-awal usia kehamilan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh DR. Merryana Andriani, SKM.M.Kes narasumber dapat mengurangi resiko terjadinya stunting pada bayi.

download Materi pada pertemuan pembinaan ASI Eksklusif pada tenaga kesehatan tahun 2016 ini dapat di download disini. (ej20160802)

GELAR POTENSI JOMBANG 2016



Rabu 24/08 bertempat di stadion Jombang,  Pemerintah Kabupaten Jombang menyelenggarakan acara Pameran Gelar Potensi Jombang (GPJ). GPJ diselenggarakan mulai tanggal 24 - 28 Agustus 2016 disemarakan dengan pameran ALUTSISTA dan pameran UMKM se Jawa Timur dengan menampilkan kolaborasi alat utama persenjataan yang dimiliki TNI AD dan menampilkan berbagai macam produk unggulan yang saat ini sudah memasuki pangsa pasar international.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jombang beserta Team GPJ 2016_nya


Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang turut berpartisipasi dalam kegiatan GPJ tahun 2016. Pada kesempatan ini Dinas Kesehatan mempromosikan program-program kesehatan. Dinas Kesehatan menyadari bahwa untuk mewujudkan keberhasilan dalam pembangunan kesehatan sangat dibutuhkan peran serta aktif masyarakat dan perubahan perilaku masyarakat ke arah perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu promosi tentang pentingnya pemeriksaan ibu hamil secara rutin, pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu sebulan sekali, pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M plus, kewaspadaan terhadap bahan tambahan pangan yang berbahaya bagi kesehatan yang biasanya digunakan dalam makanan, jamu dan kosmetik yang tidak memenuhi syarat, pemeriksaan kesehatan bagi lansia, pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat serta pentingnya pemeriksaan kualitas air melalui Laboratorium Kesehatan Lingkungan yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan kabupaten Jombang .

Persatuan Ahli Gizi (PERSAGI) Jombang sebagai organisasi profesi gizi yang berada di bawah binaan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang turut berpartisipasi mengisi kegiatan pada Gelar Potensi Jombang kali ini. Melalui kegiatan konsultasi gizi dan mengukur kadar lemak dalam tubuh menggunakan Karada Scan Body Composition Monitor.


 Wakil Bupati Jombang Ibu Munjidah Wahab berkunjung di Stand Dinas Kesehatan Kab Jombang

Anemo pengunjung stand Dinas Kesehatan pada kegiatan yang dilakukan PERSAGI Jombang sangat tinggi. Konsultasi yang dilakukan oleh tenaga Nutrisionis yang tergabung dalam PERSAGI Jombang diminati oleh pengunjung pameran. Selain itu pengukuran kadar lemak dalam tubuh yang dapat memprediksi usia biologis tubuh seseorang mendapat perhatian dari pengunjung pameran.

Dalam acara pembukaan GPJ kemarin Dinas Kesehatan tak lupa menghadirkan besut sebagai ikon masyarakat Jombang untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat Jombang. (ej20160801).