Minggu, 29 November 2015

Penghargaan ASI dari IDAI


Susu sapi untuk anak sapi, ASI untuk bayi adalah sambutan Bupati Jombang Drs.Ec. Nyono Suharli Wihandoko pada seminar sehari untuk Tenaga Kesehatan “Implementasi Pemberian ASI di Fasilitas Kesehatan”  Sabtu 28 November 2015 di RSIA Muslimat Jombang.

 Sambutan Bupati Jombang drs.ec. Nyono Suharli Wihandoko pada pembukaan seminar





Dalam upaya menjadikan Jombang Sejahtera untuk semua, Pemerintah Kabupaten Jombang membuat Peraturan Daerah No 2 Tahun 2015 tentang pemberian ASI eksklusif bertujuan untuk menjamin pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif sejak lahir sampai dengan berusia 6 (enam) bulan demi menjamin pertumbuhan dan perkembangannya, memberikan perlindungan kepada ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.

Seminar yang diikuti oleh Tenaga Kesehatan dan konselor ASi di Kabupaten Jombang ini mendatangkan tokoh-tokoh ASI Nasional, yaitu dr. Utami Roesli SpA, IBCLC, FABM (Selasi), dr. Dini Adityarini, SpA dan dr. Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC. 



 Penghargaan IDAI untuk Pemerintah Kabupaten Jombang diterima Bupati Jombang dan Wakil Bupati Jombang
Pada acara tersebut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Jombang yang diterima Bupati Jombang atas upaya yang dilakukan Jombang Menuju Kabupaten ASI Eksklusif dalam Promosi perlindungan Dukungan pemberian ASI melalui Perda Kab. Jombang No. 2 tahun 2015 tentang Pemberian ASI Eksklusif. 

Penyematan PIN oleh Ketua Selasi dr. Utami Roesli SpA, IBCLC, FABM kepada Bunda ASI Jombang, didampingi Bupati dan Wakil Bupati Jombang


Pada kesempatan tersebut dr. Utami Roesli SpA, IBCLC.FABM ketua lembaga sentra Laktasi Indonesia (Selasi) juga menyematkan pin kepada Bunda Motivator ASI Ir. Hj. Tjaturina Wihandoko, MM  atas komitmen dan keseriusannya mewujudkan Jombang Kabupaten ASI.(ej,20151106)

Selasa, 24 November 2015

Kunjungan Kerja Dinas Kesehatan Kota Depok


 



Tumbuhkan persepsi ibu bahwa menyusui adalah membanggakan bukan ndeso atau kuno adalah sebagian pendapat dari Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Kesehatan Nur Kamalia, SKM, MSi mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dalam acara diskusi pada kunjungan kerja Dinas Kesehatan Kota Depok ke Kabupaten Jombang. selanjutnya disampaikan pula bahwa kegiatan tentang ASI bukan hanya milik Seksi Gizi, tetapi milik Dinas Kesehatan secara keseluruhan sehingga semua seksi, sub bagian dan semua staf mengerti dan memahami sertaa mampu menjelaskan tentang ASI. Demikian juga di SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang, ASI bukan milik Dinas Kesehatan tetapi milik semua jajaran di Pemerintah Kabupaten Jombang, sehingga jangan heran bila Bappeda Jombang dapat menjelaskan ASI.
 

 Suasana penyambutan Kunker Dinkes Kota Depok di Ruang Pertemuan Bakti Husada Dinkes Kabupaten Jombang

Kunjungan kerja Dinas Kesehatan Kota Depok ini bertujuan untuk menggali pengetahuan dan praktik-praktik yang dilakukan Dinas Kesehatan Jombang berkaitan dengan KP ASI (Kelompok Pendukung ASI). Trik-trik yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang diharapkan dapat diadopsi Dinas Kesehatan Kota Depok kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok drg Ernawati, SS, MM. Dinas Kesehatan Kota Depok mengharapkan tidak ada yang dirahasiakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang sehubungan dengan ASI.

Kunjungan kerja Dinas Kesehatan Kota Depok dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 24 November 2015 dengan 12 anggota dipimpin ketua rombongan Sekretaris Dinas Kesehatan. Setelah diskusi dilakukan kunjungan kerja ini dilanjutkan dengan peninjauan KP ASI, dalam hal ini diwakili oleh KP ASI desa Sudimoro Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang.
Perda Jombang No 2 tahun 2015 tt Pemberian ASI Eksklusif disampaikan ke tamu
Camat Megaluh menyambut tamu Depok menyatakan bahwa disini KP ASI Sudimoro adalah tempat belajar dan sharing yang menjanjikan, karena kegiatan KP ASI ini memang ada dan tidak mengada-ada dan tidak polesan belaka. Oleh karena itu KP ASI Sudimoro ini walaupun dikunjungi mendadak tidak gentar.
Dalam pelaksanaan KP ASI desa Sudimoro mempunyai 2 jurus atau inovasi, yaitu melalui arisan dan melalui pemberian bibit daun katuk diberikan kepada Ibu Hamil yang telah melaksanakan pemeriksaan antenatal care pertama di Bidan Desa Sudimoro. Jurus ini cukup ampuh sehingga kegiatan KP ASI tiap bulan dapat berjalan.
Peran tiga pilar baik di kecamatan Megaluh maupun di desa Sudimoro beserta ibu dan Ketua Tim Penggerak PKK sangat kuat dan tidak dapat dipisahkan, sehingga menjamin keberlangsungan dan berkesinambungannya kegiatan KP ASI di Desa Sudimoro. (ej20151105)

Kamis, 19 November 2015

Lomba Ibu ASI dan Bayi Sehat Jombang 2015



Air Susu Ibu merupakan makanan sempurna bagi bayi karena mengandung gizi yang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi, dan menjadi tugas Permerintah Daerah untuk melindungi dan menjamin pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dan pemberian Air Susu Ibu yang merupakan hak mutlak bayi dalam pemenuhan kebutuhan bagi kesehatannya adalah sebagian dari sambutan Kepala Dinas Kesehatan dr. Heri Wibowo, M.Kes dalam rangkaian acara Lomba Ibu ASI dan bayi Sehat di Pendopo Kabupaten Jombang pada hari Kamis, 19 November 2015.



Dewan Juri Lomba Ibu ASI dan Bayi Sehat
Pada kesempatan yang sama dr. Achmad Iskandar Dz, MKP selaku Kepala Bidang Bina Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten menyatakan bahwa tujuan lomba adalah untuk meningkatkan motivasi ibu dalam memberikan ASI eksklusif dan menyempurnakan penyusuannya sampai bayi berusia 2 tahun. Ibu ASI yang diundang di  Pendopo Kabupaten Jombang ini diharapkan dapat menularkan ketrampilan dan pengetahuan tentang ASI kepada ibu-ibu yang ada disekitarnya, sehingga bisa menjadi contoh untuk ibu-ibu lainnya.

Suasana Penilaian Lomba

Lomba bayi dan balita sehat ada di seluruh Kabupaten Kota se Indonesia, tetapi Lomba ibu ASi dan bayi Sehat hanya ada di Kabupaten Jombang, salah satu perbedaan itu adalah salah satu syarat peserta adalah ibu ASI eksklusif dan masih menyusui. Salah satu elemen penilaian di lomba ini adalah praktek menyusui dengan benar dan yang menjadi jurinya adalah ibu Ririn Probowati dimana beliau adalah Fasilitator ASI Nasional yang dimiliki Kabupaten Jombang.



Lomba diikuti 34 ibu ASI da bayi (6 – 12 bulan) dari 34 Puskesmas se Kabupaten Jombang. Penilaian lomba adalah aspek gizi, aspek kesehatan bayi, deteksi tumbuh kembang bayi, pengetahuan dan ketrampilan Ibu dan praktek menyusui. Sedangkan dewan juri lomba dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Persagi (Persatuan Ahli Gizi), IBI (Ikatan Bidan Indonesia), Fasilitator ASI Nasional dan Ibu-ibu PKK Kabupaten Jombang.
Dari kiri ke kanan : Juara 1,2,3 Harapan 1 dan Harapan 2

Adapun para pemenang lomba adalah Juara Harapan 2 adalah Ahmad Alfarel A Firdaus 9 bulan dari DukuhKlopo Peterongan, Juara Harapan 1 adalah M Febriansah 9 bulan dari Murukan Mojoagung, Juara 3 adalah Peomega D Kurnianto 6 Bulan fari Mojowangi Mojowarno, Juara 2 adalah Cheril T Natasya 10 bulan dari Sengon Jombang dan Juara 1 adalah Aziziah Abdul Kharis 9 bulan dari Wonomerto Wonosalam.(ej20151104)