Selasa, 11 Oktober 2016

Monitoring Garam Beryodium Tahun 2016



Pemerintah dalam upaya menanggulangi masalah gizi yakni Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) dalam jangka menengah dan jangka panjang adalah melakukan fortifikasi garam, sehingga garam yang beredar mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari zat Yodium dalam tubuh. Senin 10/10 untuk kali  pertama kegiatan Monitoring Garam Beryodiumtahun 2016 dimulai. 
Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan garam yang beredar di masyarakat khususnya Kabupaten Jombang mengandung yodium sesuai dengan standar garam beryodium. Metode monitoring garam beryodium yang dilaksanakan kali ini menggunakan yodium tester dengan cara menetesi garam yang diuji dengan yodium tester. Sampel monitoring kegiatan ini adalah semua garam (merek, bentuk) yang beredar di pasar-pasar di Jombang.



Monitoring di Pasar Citra Niaga Jombang


Tujuan kegiatan ini selain memastikan kualitas garam beryodium yang beredar di Jombang juga memberi pengetahuan kepada para pedagang garam di pasar-pasar tradisonal dan pasar rakyat desa.Kegiatan yang mendapat support dari Diperindag pasar Kabupaten Jombang ini juga melibatkan secara aktif Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang. Pada beberapa kesempatan para pedagang garam nampak antusias dalam kegiatan ini.


 Tim monitoring garam beryodium di Pasar Citra Niaga Jombang


Kegiatan ini didanai DPA APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang tahun 2016 direncanakan dimulai tanggal 10 Oktober 2016 dan selesai tanggal 26 Oktober 2016 di 21 pasar-pasar desa atau pasar kecamatan di Jombang. Semoga visi Jombang Sejahtera untuk semua dapat segera tercapai melalui salah satu kegiatan monitoring garam beryodium ini. Hasil kegiatan monitoring garam beryodium ini juga akan diumpanbalikan kepada sektor-sektor terkait.(EJ_20161001)