Pemerintah dalam upaya menanggulangi masalah gizi yakni
Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) dalam jangka menengah dan jangka panjang adalah melakukan
fortifikasi garam, sehingga garam yang beredar mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari
zat Yodium dalam tubuh. Senin 10/10 untuk kali pertama kegiatan Monitoring
Garam Beryodiumtahun 2016 dimulai.
Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan
garam yang beredar di masyarakat khususnya Kabupaten Jombang mengandung yodium
sesuai dengan standar garam beryodium. Metode monitoring garam beryodium yang
dilaksanakan kali ini menggunakan yodium tester dengan cara menetesi garam yang
diuji dengan yodium tester. Sampel monitoring kegiatan ini adalah semua garam
(merek, bentuk) yang beredar di pasar-pasar di Jombang.
Monitoring di Pasar Citra Niaga Jombang
Tujuan kegiatan ini selain memastikan kualitas garam
beryodium yang beredar di Jombang juga memberi pengetahuan kepada para pedagang
garam di pasar-pasar tradisonal dan pasar rakyat desa.Kegiatan yang mendapat support dari Diperindag pasar
Kabupaten Jombang ini juga melibatkan secara aktif Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kabupaten
Jombang. Pada beberapa kesempatan para pedagang garam nampak antusias dalam
kegiatan ini.
Tim monitoring garam beryodium di Pasar Citra Niaga Jombang
Kegiatan ini didanai DPA APBD Dinas Kesehatan Kabupaten
Jombang tahun 2016 direncanakan dimulai tanggal 10 Oktober 2016 dan selesai
tanggal 26 Oktober 2016 di 21 pasar-pasar desa atau pasar kecamatan di Jombang.
Semoga visi Jombang Sejahtera untuk semua dapat segera tercapai melalui salah
satu kegiatan monitoring garam beryodium ini. Hasil kegiatan monitoring garam
beryodium ini juga akan diumpanbalikan kepada sektor-sektor terkait.(EJ_20161001)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar